Cek Fakta artikel AHY minta masyarakat ikhlaskan dana haji

Liputan6.com, Jakarta- Indonesia kembali dihebohkan dengan maraknya penyebaran hoaks di media sosial dan aplikasi pesan instan.  Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari unggahan video yang dimanipulasi hingga tautan palsu yang mengarahkan ke situs mencurigakan. 

Hoaks tersebut harus dihindari. Pasalnya, jika sampai terpengaruh akan mengalami dampak negatif dan bahkan ikut menyebarkan informasi palsu tersebut tanpa sadar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu waspada dan kritis terhadap informasi yang kita terima. 

Jangan mudah percaya begitu saja dengan informasi yang belum jelas sumbernya dan kebenarannya, Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks yang beredar di media sosial, berikut daftarnya. 

1. Artikel AHY Sebut Masyarakat Sudah Ikhlaskan Dana Haji yang Dibawa Yaqut Cholil Qoumas

Beredar di media sosial postingan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut masyarakat sudah mengikhlaskan dana haji yang dibawa Yaqut Cholil. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 17 April 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNNIndonesia.com berjudul “AHY: Dana Haji Yang Dibawa Kabur Oleh Bpk Yaqut Cholil Sudah Diikhlaskan Oleh Masyarakat Indonesia”.

Akun itu menambahkan narasi:

“GAK PRESIDEN MA WAKILNYA, GAK MENTRI SEMUA SAMA AJA, NGAWUR.”

Lalu benarkah postingan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut masyarakat sudah mengikhlaskan dana haji yang dibawa Yaqut Cholil Qoumas? Simak dalam artikel berikut ini…

 

2. Prabowo Batalkan Program MBG Jadi Pendidikan Gratis Seumur Hidup pada April 2025

Kabar tentang Presiden Prabowo Subianto membatalkan program makan bergizi gratis (MBG) dan mengubahnya jadi pendidikan gratis seumur hidup beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 13 April 2025.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar tangkapan layar artikel berjudul “Prabowo Akhirnya Batalkan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Jadi Pendidikan Gratis Sampai Seumur Hidup”.

“Rakyat nyimak,” tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali direspons dan mendapat 3 komentar dari warganet.

Benarkah Presiden Prabowo membatalkan program BMG dan mengubahnya jadi pendidikan gratis seumur hidup pada April 2025? Simak dalam artikel berikut ini…

 

3. Kartu E-Money Tidak Bisa Digunakan Beli Tiket KRL Commuter Line Mulai 23 April 2025

Kabar tentang kartu e-money tidak bisa digunakan untuk transaksi tiket KRL Commuter Line beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 22 April 2025.

Akun Facebook tersebut mengunggah poster berisi pengumuman tentang e-money tidak lagi bisa digunakan untuk transaksi pembelian tiket KRL Commuter Line.

Informasi Penting!

#RekanCommuters Mulai tanggal 23 april 2025 Kartu Bank Elektronik E-Money Bank Mandiri tidak bisa digunakan untuk melakukan transaksi pada perjalanan Commuter Line.

Untuk transaksi bisa menggunakan KMT dengan top up melalui Loket atau aplikasi C-Acces, QRIS, atau Kartu Bank Lainnya,” demikian narasi dalam poster tersebut.

Ada yg tau penyebabnya?” tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 8 kali direspons dan mendapat 18 komentar dari warganet.

Benarkah kabar tentang kartu e-money tidak bisa digunakan untuk pembelian tiket KRL Commuter Line mulai 23 April 2025? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini….

 


2 dari 3 halaman

Hoaks Berikutnya

4. Link Pendaftaran BLT UMKM Rp 5 Juta

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran BLT UMKM Rp 5 juta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 16 April 2025.

Klaim link pendaftaran BLT UMKM Rp 5 juta berupa tulisan sebagai berikut.

“Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan terkait rencana memulai program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM). Waktu pelaksanaan program ini segera di mulai pada awal 2025.

BLT UMKM 2025 merupakan program pemerintah yang sangat bermanfaat bagi semua pelaku UMKM..

Program ini di harapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk bertahan dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi…

Setiap penerima BLT UMKM akan mendapatkan Bantuan RP 5.000.000 s/d RP 50.000.000 Pencairan BLT UMKM akan dilakukan secara langsung oleh

Bank penyalur yaitu..

Bank Rakyat Indonesia ( BRI). pengelolaan UMKM jangan lewatkan kerna untuk program ini hanya di laksanakan pada tahun ini.

SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA”

Unggahan tersebut mengarahkan penerima informasi untuk mengakses link yang diklaim sebagai pendaftaran, berikut linknya.

“https://daftarsekarang36.regzon.com/?fbclid=IwY2xjawJ0sNFleHRuA2FlbQIxMQABHiDQjV8b13_Tlyok8d6DG_06HBuxXYHg5pTwo6VhAyqbZAZDA1SFFgzLcg1H_aem_-ZsYL6w4x7Cdf8-W9V9m3g”.

Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang meminta data pribadi.

Benarkah klaim link pendaftaran BLT UMKM Rp 5 juta? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini…...

 

5. Video Soeharto Bicara soal Ijazah Palsu

Sebuah video yang diklaim Presiden ke-2 RI Soeharto berbicara soal ijazah palsu beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 16 April 2025.

Dalam video, Soeharto tampak sedang berbicara di depan kamera. Soeharto yang terlihat mengenakan kemeja batik itu mengatakan bahwa dulu sewaktu menjabat sebagai Presiden, dirinya menyeleksi dengan ketat para calon menteri. Termasuk memeriksa ijazahnya apakah asli atau palsu.

Dulu saya seleksi para menteri dengan ketat, saya lihat ijazah mereka asli enggak. Yang ijazahnya palsu atau beli, sudah pasti saya singkirkan,” ucap Soeharto dalam video tersebut.

Pak Harto Dari Dulu Sudah Bicara’ Ijazah Palsu….Sekarang Terbukti..Pelaku Ijazah Palsu Raja Jawa.. Jokodog Bikin Ijazah Palsu…Menipu Ratusan juta Rakyat Indonesia,” tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa kali dibagikan dan mendapat 5 komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu Soeharto berbicara mengenai ijazah palsu? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini…...

 

6. Link Pendaftaran Promo Undian 2025 BRI

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran promo undian 2025 BRI, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 15 April 2025.

Klaim link pendaftaran undian 2025 BRI berupa tulisan sebagai berikut.

“INFO BRI ✅Kini Telah Hadir Undian

𝗕𝗥𝗜𝗺𝗼 𝗙𝗦𝗧𝗩𝗟 𝗕𝗲𝗿𝗹𝗶𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵! Periode awal tahun 2025. Resmi Di Umumkan Secara Langsung Oleh Direktur Utama BRI Bapak Sunarso Sebagai CEO of The Year 2025 Dalam Seminar Di Gedung 1 BRI Jakarta Pusat.

Khusus Nasabah BRI Simpedes/Britama Yang Sudah Aktif Menggunakan Aplikas BRImo

🎉Buruan Cetak Kupon Undian Anda, dan Menangkan Banyak Hadiah Menarik Dari Promo BRI Festival awal tahun 2025💯

Pemenang Undian Periode 27-01-2025 Sampai dengan 27-04-2025(𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬 𝐁𝐢𝐚𝐲𝐚 𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 𝟎 %)

𝐃𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐤𝐥𝐢𝐤 𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐝𝐢 bawah👇

#brimopoin #brimomudahsemuabisa #brimosemuabisa”

Unggahan tersebut mencantumkan link yang diklaim sebagai pendaftaran undian, berikut linknya.

“https://4br1vt4m.registid.com/?fbclid=IwY2xjawJz03JleHRuA2FlbQIxMQABHin0srp4LVrknYcQeXYIPV3mvjdDagjjy3fKy3__VOtqVWRgWq2SmjLO1vRg_aem_8KOe0M0Ub3uvUggx3YQS7A”

Jika link diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi.

Benarkah klaim link pendaftaran promo undian 2025 BRI? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini…..

 

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *